FESTIVAL MAEN PUKUL KOTA TANGERANG SELATAN

 


Paduan Ketangguhan Jawara dan Kehangatan Tradisi: Hadiri Festival Maen Pukul Kota Tangsel 2026 di Serpong Utara!

Di tengah laju modernisasi kawasan Serpong Utara yang dipenuhi dengan deretan pusat perbelanjaan dan hunian vertikal, ada sebuah warisan tak ternilai yang terus dijaga nyalanya: kebudayaan asli Betawi. Kebudayaan ini tidak hanya bicara soal seni pertunjukan, tetapi juga mencakup filosofi hidup, nilai persaudaraan, dan ketangguhan mental masyarakatnya.

Untuk merayakan harmoni antara nilai-nilai luhur dan kehidupan modern ini, Lembaga Budaya Betawi (LBB) Kota Tangerang Selatan kembali menggebrak dengan perhelatan akbar: Festival Maen Pukul Kota Tangerang Selatan.

Berbeda dengan gelaran sebelumnya, edisi kali ini akan memadukan atraksi bela diri Maen Pukul yang gagah berani dengan kehangatan tradisi berbagi makanan yang kian langka. Selama dua hari penuh, pada tanggal 19 – 20 September 2026, Area Kecamatan Serpong Utara (Kompleks Melati Mas) akan disulap menjadi panggung kebudayaan termegah.

Mari luangkan akhir pekan Anda dan jadilah saksi dari delapan rangkaian kegiatan spektakuler yang siap memanjakan mata, telinga, dan lidah Anda:

1. Pawai Nenteng Rantang: Barisan Visual Penuh Makna Persaudaraan

Bila biasanya karnaval dipenuhi dengan arak-arakan patung atau maskot, Festival Maen Pukul kali ini dibuka dengan sebuah prosesi yang sangat menyentuh hati: Pawai Nenteng Rantang. Tradisi nenteng rantang (membawa rantang bersusun) adalah budaya peninggalan leluhur Betawi yang melambangkan penghormatan, saling berbagi, dan silaturahmi—biasanya dilakukan oleh anak kepada orang tua atau antar-tetangga.

Bayangkan jalanan Serpong Utara dipenuhi oleh ratusan warga dan seniman yang mengenakan busana adat, berjalan beriringan sambil menenteng rantang kaleng warna-warni kuno. Diiringi tabuhan rebana dan selawatan, pawai ini tidak sekadar indah dipandang, tetapi juga membawa pesan moral yang sangat dalam tentang pentingnya menjaga kerukunan dan semangat berbagi di tengah masyarakat urban Tangsel.

2. Penampilan Silat Tradisi se-Jabodetabek: Unjuk Gigi Para Jawara Sejati

Inilah inti dari gelaran "Maen Pukul". Setelah prosesi yang damai, panggung akan memanas dengan aksi para jawara dari berbagai perguruan pencak silat se-Jabodetabek. Mereka tidak datang untuk berkelahi, melainkan untuk melestarikan seni pertahanan diri otentik nusantara.

Anda akan disuguhi berbagai aliran silat Betawi yang khas dengan kuda-kuda kokoh, pukulan kilat, dan teknik kuncian yang mematikan. Dengan balutan pakaian pangsi dan iringan musik kendang pencak yang menghentak dada, para pesilat dari usia belia hingga para sesepuh (babeh-babeh) akan memamerkan gerak jurus tangan kosong maupun permainan senjata tajam seperti golok dan toya bambu. Sebuah tontonan yang dijamin akan memacu adrenalin!

3. Festival Tari Betawi se-Jabodetabek: Gerak Dinamis Nan Memesona

Untuk menyeimbangkan aura maskulin dari arena silat, LBB Tangsel menghadirkan Festival Tari Betawi. Para penari berbakat dari berbagai sanggar se-Jabodetabek akan berkompetisi memamerkan tarian klasik hingga tari kreasi baru yang memukau.

Saksikan gemulainya gerakan Tari Lenggang Nyai, keceriaan Tari Sirih Kuning, hingga dinamisnya Tari Ronggeng Blantek. Balutan kostum penari yang berwarna cerah mencolok, berpadu dengan alunan musik gambang kromong yang up-beat, dijamin akan menghipnotis pandangan para pengunjung. Festival ini adalah bukti bahwa kesenian Betawi sangat adaptif, energik, dan selalu relevan dengan zaman.

4. Festival Kuliner (Munggahan) – Tangsel: Pesta Rasa Warisan Leluhur

Tradisi Nenteng Rantang di pagi hari tentu berujung pada satu hal: makan bersama! Mengusung konsep Munggahan (kumpul dan makan bersama), Festival Kuliner kali ini tidak hanya sekadar ajang jajan, tetapi sebuah perayaan gastronomi komunal.

Area festival akan dijejali oleh aroma rempah yang menggugah selera. Anda wajib mencicipi kekayaan kuliner yang mulai jarang ditemui, seperti Sayur Besan, Pecak Ikan Gabus, Soto Tangkar, hingga camilan penutup seperti Kue Cucur, Kue Rangi, dan segarnya Es Selendang Mayang. Duduklah bersama pengunjung lain, rasakan kehangatan obrolan, dan nikmati makanan otentik yang dimasak langsung oleh tangan-tangan terampil warga lokal Tangsel.

5. Hiburan Lenong: Menertawakan Lelah Bersama-sama

Ketika matahari mulai terbenam dan perut sudah kenyang, saatnya kita merawat kewarasan dengan tertawa lepas. Pertunjukan teater rakyat Lenong Betawi siap mengocok perut Anda dengan sketsa komedi yang cerdas, spontan, dan sangat dekat dengan keseharian warga Serpong.

Para pelawak dan aktor teater ini akan membawakan lakon dengan gaya bahasa yang ceplas-ceplos dan penuh pantun sindiran. Di balik tawa yang pecah hingga membuat sakit perut, Lenong selalu setia menyisipkan pesan moral, petuah bijak, dan teguran halus tentang fenomena sosial terkini. Ini adalah hiburan yang tidak hanya menyenangkan, tetapi juga mencerahkan.

6. Pelayanan Publik: Jemput Bola ala Pemkot Tangsel

Festival yang luar biasa adalah festival yang memberikan manfaat nyata bagi warganya. Di sela-sela hiruk-pikuk acara budaya, Anda juga bisa menuntaskan kewajiban birokrasi. Lewat fasilitas Pelayanan Publik terpadu, pengunjung bisa mengurus pembaruan KTP, Kartu Keluarga, perizinan UMKM, hingga mendapatkan pelayanan kesehatan ringan secara gratis. Anda bisa menonton silat, makan enak, dan pulang membawa KTP baru yang sudah selesai dicetak. Benar-benar efisien!

7. Bazar UMKM: Saatnya Dukung Produk Lokal!

Jangan pulang dengan tangan kosong! Area Bazar UMKM hadir untuk menggerakkan roda ekonomi kerakyatan. Puluhan tenda dari pelaku usaha mikro di Tangerang Selatan akan memamerkan produk-produk terbaik mereka. Anda bisa memborong kerajinan tangan, suvenir bernuansa Betawi, pakaian batik khas Tangsel, hingga produk-produk fashion dan kebutuhan rumah tangga dengan kualitas juara dan harga yang sangat bersahabat.

8. Wahana Permainan: Surga Kecil untuk Si Buah Hati

Bagi Anda yang datang bersama keluarga, Festival Maen Pukul ini menyediakan area Wahana Permainan yang mengusung konsep pasar malam tradisional yang meriah. Biarkan anak-anak Anda tertawa riang menikmati putaran komidi putar, kereta mini, bianglala, hingga berbagai games ketangkasan berhadiah yang akan melengkapi kegembiraan akhir pekan mereka.


Catat Tanggalnya, Jangan Sampai Menyesal!

Menjaga budaya bukan hanya tugas para seniman, tetapi tugas kita semua yang berpijak di tanah ini. Mari jadikan akhir pekan Anda penuh warna dan makna dengan memeriahkan pesta rakyat ini. Acara ini terbuka untuk UMUM dan GRATIS!

Informasi Pelaksanaan:

  • Hari / Tanggal: Sabtu – Minggu, 19 – 20 September 2026

  • Waktu: Pukul 08.00 WIB s.d. Selesai

  • Lokasi: AREA KECAMATAN SERPONG UTARA (Jl. Raya Serpong KM. 8, Kompleks Melati Mas Blok J, Kel. Pondok Jagung, Kec. Serpong Utara, Kota Tangerang Selatan, Banten)

Bawa semangat Anda, siapkan perut kosong untuk menyantap kuliner lezat, dan mari kita lestarikan kehebatan Maen Pukul serta indahnya tradisi Nenteng Rantang bersama-sama. Nyok ah kite ngumpul di mari, pantang pulang sebelum rampung! Sampai jumpa di Melati Mas, Serpong Utara!