KOLABORASI DAN KULTURASI MENCIPTAKAN DAMPAK SOSIAL DAN KEBERLANJUTAN EKONOMI KREATIF

 


Merawat Warisan Leluhur, Menggerakkan Ekonomi Kreatif, dan Menghidupkan Kota melalui Budaya

Di tengah laju urbanisasi dan modernisasi Kota Tangerang Selatan yang semakin pesat, pelestarian budaya bukan lagi sekadar kegiatan seremonial, melainkan menjadi bagian penting dalam menjaga identitas daerah, memperkuat kohesi sosial, serta membuka peluang ekonomi kreatif masyarakat.

Sebagai bentuk komitmen nyata terhadap pelestarian seni dan budaya lokal, Lembaga Budaya Betawi (LBB) Kota Tangerang Selatan menghadirkan sebuah gerakan budaya berskala kota bertajuk:

“7 Calender of Event Kota Tangerang Selatan Tahun 2026”

Program ini merupakan rangkaian festival budaya tahunan yang akan dilaksanakan secara bergilir di 7 kecamatan berbeda di Kota Tangerang Selatan sepanjang Mei hingga November 2026.

Lebih dari sekadar festival hiburan, program ini dirancang sebagai:

  • ruang pelestarian budaya Betawi,
  • wadah pemberdayaan UMKM,
  • penguatan ekonomi kreatif,
  • sarana promosi wisata daerah,
  • media edukasi generasi muda,
  • hingga platform kolaborasi antara masyarakat, pemerintah, komunitas, dan sektor swasta.

KONSEP BESAR PROGRAM

“1 Kota, 7 Festival, Ribuan Peluang”

Setiap festival akan berlangsung selama 2 hari penuh pada akhir pekan dan menghadirkan kombinasi antara:

  • pertunjukan budaya,
  • bazar ekonomi rakyat,
  • hiburan keluarga,
  • pelayanan publik,
  • hingga aktivasi brand perusahaan.

Program ini menargetkan:

  • ± 3.500 pengunjung per hari,
  • ± 7.000 pengunjung setiap festival,
  • dengan total potensi lebih dari 49.000 pengunjung selama rangkaian acara berlangsung.

Dengan pelaksanaan lintas wilayah, program ini diharapkan mampu menciptakan pemerataan dampak ekonomi dan pemerataan aktivitas budaya di seluruh Kota Tangerang Selatan.


7 RANGKAIAN FESTIVAL BESAR

1. Gebyar Tradisi Betawi Kota Tangerang Selatan

Waktu:
09–10 Mei 2026

Lokasi:
Lapangan Kelurahan Rempoa, Kecamatan Ciputat Timur

Fokus:
Pelestarian tradisi Betawi dan pembukaan rangkaian budaya tahunan.


2. Festival Ciputat Kota Tangerang Selatan

Waktu:
27–28 Juni 2026

Lokasi:
Lapangan Kecamatan Ciputat

Fokus:
Festival kreatif urban budaya dan pemberdayaan komunitas muda.


3. Festival Maen Pukul Kota Tangerang Selatan

Waktu:
18–19 Juli 2026

Lokasi:
Kampung Budaya Pencak Silat MS, Kecamatan Pamulang

Fokus:
Pelestarian pencak silat, seni bela diri tradisional, dan budaya kampung.


4. Festival Lenong Betawi Kota Tangerang Selatan

Waktu:
24–25 Agustus 2026

Lokasi:
Area Kecamatan Setu

Fokus:
Revitalisasi seni pertunjukan tradisional Betawi.


5. Pawai Nenteng Rantang Kota Tangerang Selatan

Waktu:
19–20 September 2026

Lokasi:
Area Kecamatan Serpong Utara

Fokus:
Penguatan nilai gotong royong, kuliner tradisional, dan budaya masyarakat.


6. Festival Dongdang Kota Tangerang Selatan

Waktu:
17–18 Oktober 2026

Lokasi:
Tandon Ciater, Kecamatan Serpong

Fokus:
Atraksi budaya rakyat, parade tradisional, dan wisata keluarga.


7. Festival Budaya Betawi Kota Tangerang Selatan

Waktu:
21–22 November 2026

Lokasi:
Alun-Alun Kecamatan Pondok Aren

Fokus:
Puncak perayaan budaya Betawi Kota Tangerang Selatan 2026.


DAMPAK EKONOMI & POTENSI PENGEMBANGAN

1. PENGGERAK EKONOMI UMKM

Program ini membuka peluang ekonomi langsung bagi:

  • pedagang kuliner,
  • tenant bazar,
  • pelaku ekonomi kreatif,
  • seniman lokal,
  • jasa produksi event,
  • UMKM fashion,
  • hingga komunitas kreatif.

Estimasi dampak ekonomi:

  • 70–120 tenant setiap event,
  • perputaran transaksi jutaan rupiah per tenant,
  • potensi total transaksi ratusan juta hingga miliaran rupiah selama rangkaian festival.

2. PENCIPTAAN LAPANGAN KERJA SEMENTARA

Program ini melibatkan:

  • pekerja kreatif,
  • vendor lokal,
  • pekerja panggung,
  • operator teknis,
  • keamanan,
  • kebersihan,
  • dokumentasi,
  • volunteer,
  • hingga tenaga UMKM.

Efek ekonomi tidak hanya dirasakan saat acara berlangsung, namun juga selama proses persiapan dan pasca kegiatan.


3. PENGUATAN DESTINASI WISATA BUDAYA KOTA

Melalui konsep festival lintas kecamatan, Kota Tangerang Selatan memiliki peluang besar untuk berkembang menjadi:
“Pusat Festival Budaya Urban Modern Berbasis Kearifan Lokal.”

Program ini berpotensi menjadi:

  • agenda wisata tahunan,
  • magnet pengunjung regional Jabodetabek,
  • media promosi daerah,
  • serta identitas budaya kota.

4. PEMBERDAYAAN GENERASI MUDA

Program ini juga menjadi ruang edukasi budaya bagi generasi muda melalui:

  • lomba seni,
  • pertunjukan budaya,
  • workshop tradisional,
  • kompetisi kreatif,
  • hingga keterlibatan volunteer muda.

Budaya tidak hanya ditonton, tetapi diwariskan secara aktif.


NILAI CSR BAGI PERUSAHAAN

Keterlibatan perusahaan dalam program ini bukan hanya sponsorship, melainkan investasi sosial yang berdampak langsung pada masyarakat.

Program ini sangat relevan untuk mendukung pilar CSR perusahaan dalam bidang:

  • sosial budaya,
  • pendidikan,
  • ekonomi masyarakat,
  • pemberdayaan UMKM,
  • pembangunan komunitas,
  • pelestarian warisan budaya,
  • dan pengembangan kota berkelanjutan.

KEUNTUNGAN BAGI SPONSOR

Perusahaan akan memperoleh:

  • eksposur langsung kepada puluhan ribu masyarakat,
  • branding area strategis,
  • aktivasi produk,
  • booth promosi,
  • media exposure,
  • publikasi digital,
  • engagement komunitas,
  • serta positioning positif sebagai perusahaan peduli budaya dan masyarakat.

Program ini juga membuka peluang:

  • direct selling,
  • customer acquisition,
  • product sampling,
  • community engagement,
  • hingga campaign sosial perusahaan.

VISI BESAR

Melalui “7 Calender of Event Kota Tangerang Selatan 2026”, diharapkan lahir sebuah ekosistem budaya yang:

  • hidup,
  • produktif,
  • berkelanjutan,
  • dan mampu menjadi kebanggaan masyarakat Tangerang Selatan.

Budaya bukan sekadar masa lalu.
Budaya adalah identitas, ekonomi, pendidikan, dan masa depan kota.

Mari bersama menyalakan semangat budaya, menggerakkan ekonomi rakyat, dan membangun Tangerang Selatan yang berkarakter melalui warisan leluhur.

Sampai jumpa di pesta budaya terbesar Kota Tangerang Selatan Tahun 2026!